jump to navigation

Wawancara Anak Gaul Tentang Cerdas Memilih Anggota Dewan Bersama Mas Odi March 19, 2014

Posted by Mas Odi in Uncategorized.
trackback

Anak Gaul : Apa tanggapan Mas Odi dengan pemilu legislatif yang sekarang?

Mas Odi : Pemilu legislatif yang sekarang, cukup baik. Dari sosialisasi para partai kepada masyarakat, meskipun kita tidak menutup mata bahwasanya masih ada saja praktek-praktek curang yang dilakukan oleh para oknum dalam partai-partai tersebut. Kemudian antusiasme masyarakat yang semakin positif meningkat, ini bisa kita lihat dari respon mereka terhadap salah seorang calon anggota legislatif yang mereka akan pilih. Tentu hal ini memberikan informasi kepada kita, bahwa masyarakat sudah tidak mau lagi dibohongin dengan janji-janji, tapi bukti. Oleh sebab itu pula persaingan para calon anggota legislatif pun semakin mengarah ke arah yang positif dan kompetitif. Selain tidak mengandalkan janji-janji lagi atau hanya ketokohan dia, sekarang, para calon anggota legislatif sudah saling berlomba untuk mendapatkan variabel-variabel pendukung kelayakan sebagai seorang anggota legislatif, seperti, tingkat pendidikan, pengalaman organisasi, prestasi, pengakuan dari keluarganya sendiri, pengakuan dari masyarakat, dan tidak lupa pengakuan dari kaca mata agama tentunya.

Akan tetapi, kita masih dalam proses menuju pemilu legislatif yang sebentar lagi akan kita laksanakan, ya kan! Bisa jadi awalnya baik, tapi kita belum tau apakah di akhir penyelenggaraan pemilu nanti akan sama kondisinya. Harapan kita nanti kepada semua pihak yang bertanggung jawab untuk kelancaran penyenlenggaraan pemilu ini bisa menjaga kondisi pemilu dengan baik dan lancar.

Anak Gaul : Seperti yang Mas Odi katakan juga, kita tau bahwa semua partai tidak lepas dari kesalahan. Apakah ini tidak mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat kepada partai-partai dan pemilu itu sendiri?

Mas Odi : Betul! Betul banget! Faktor itu jelas bisa mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat kepada partai dan pemilu. Namun, masyarakat juga sudah sadar, bahwa mustahil untuk sekarang ada partai yang bersih dari hal sekecil itu. Itu terjadi karena ada oknum-oknum yang hanya mementingkan target kampanye dari pada ketertiban umum, hal inilah yang bisa membuat partai A, atau calon anggota legislatif bermana A menjadi menurun tingkat kepercayaannya di masyarakat. Tapi, semasih masyarakat tau siapa sebenernya partai A, dan calon anggota legislatif bernama A tersebut, tentu kesalahan kecil seperti itu kurang berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan mereka kepada partai, apalagi pemilu.

Lain halnya dengan kesahalan besar yang telah dibuat partai B, atau calon anggota legislatif bernama B, ya misalkan saja mereka telah melakukan tindak pidanan kasus korupsi, maka sudah jelas, masyarakat tidak akan lagi mempercayai partai-partai seperti ini. Apalagi ditambah dengan isu terpecahnya partai menjadi 2 kubu. Terus, ramainya para anggota keluar diri partai tersebut. Maka, masyarakat yang sudah cinta berat pun dengan partai ini bisa jadi akan mengalami trauma berat, dan, tidak akan percaya seumur hidup dengan partai-partai seperti ini.

Anak Gaul: Yang terkahir Mas Odi, dari yang gue ketahuin, begitu banyak calon anggota legislatif yang harus kita pilih, apakah itu tidak membingungkan kita dalam memilih? Terus apa hal ini tidak membuat kesulitan buat Mas Odi sendiri? Dan bagaimana cara Mas Odi mencari calon anggota legislatif yang sesuai dengan aspirasi?

Mas Odi: Bener banget! Tapi, pilihan yang banyak itu justru mengindikasikan kepada kita bahwa masing-masing calon anggota legislatif sebagai calon wakil rakyat sedang membawa sejumlah aspirasi dari rakyat-rakyat yang ia wakilkan. Jadi, wajar kan kalo calon wakil rakyat itu jumlahnya sangat banyak. Malahan, semakin banyak calon anggota legislatif, maka akan semakin besar kemungkinan aspirasi-aspirasi yang kita punya bisa diwakilkan.

Buat Mas Odi sendiri, memang awalnya terjadi kebingungan, lantaran kita bukan orang yang dekat dengan salah satu partai, atau salah satu calon anggota legislatif mana pun. Dan untuk tau mana partai yang cocok dengan aspirasi kita aja, kita gak tau. Karenanya bagaimana kita mau menentukan calon anggota legislatifnya, ya kan! Tapi, dengan kemudahan teknologi infomasi di zaman sekarang, Mas Odi gak mensia-siakan jaringan internet buat mencari informasi-informasi seputar partai dan calon anggota legislatif yang Mas Odi inginkan. Di samping itu juga Mas Odi kadang mendapatkan selebaran-selebaran yang berisikan program-program kerja dari salah satu calon anggota legislatif, misalkan. Atau, ada dari rekan kerja kita, mungkin nih, yang merekomendasikan salah seorang calon anggota legislatif kepada kita, nah, di situ bisa kita analisa, apa dia cocok buat kita pilih. Atau juga, salah seorang calon anggota legislatif itu adalah tetangga kita, maka hal ini justru akan mempermudah bagi kita menentukan pilihan, karena tetangga itu biasanya sudah kita ketahui sejak lama kalau orangnya begini dan begitu, ya tinggal kita analisa lagi, apakah tetangga kita itu sesuai dengan aspirasi kita atatu belum. Ya begitu lah cara Mas Odi memilih calon anggota legislatif yang sesuai aspirasi.

Jadi, sebenarnya hal seperti ini wajar aja membikin kita bingung, tapi, dengan niat dan usaha kita untuk mensukseskan berjalannya demokrasi agar baik dan lancar, insya Allah, jalan untuk mendapatkan calon anggota legislatif yang sesuai aspirasi kita akan kita dapatkan. Namun, apabila kita tidak berusaha, ya selamanya kita akan bingung, dan akhirnya kita mengabil tindakan ‘golput’, sayang kan! Kemudian mengambil tindakan dengan memilih sembarangan calon anggota legislatif, itu pun juga tidak dibenarkan secara pandangan agama, khususnya islam. Malah kita akan mendapatkan dosa, ya kan!

Buat masyarakat indoensia, ayo, kita sukseskan pemilu legislatif nanti. Jangan golput dijadikan opsi pertama kita dulu sebelum ada usaha mencari informasi-informasi seputar para calon anggota legislatif. Semoga dengan niat yang tulus dan usaha yang maksimal akan kita dapatkan calon anggota legislatif yang sesuai dengan aspirasi kita.

Anak Gaul : Terima kasih Mas Odi buat penjelasannya dan waktunya. Anak Gaul sudah paham sekarang, sebagai salah satu anak muda indonesia yang baik, Anak Gaul merasa turut bertanggung jawab dalam mensukseskan pemilu legislatif nanti. Nanti di rumah Anak Gaul mau browsing soal calon legislatif, siapa tau ada yang cocok dengan aspirasi kita.

Mas Odi : Oke, sama-sama.😀

Comments»

1. potretbikers - March 19, 2014
Mas Odi - March 19, 2014

bukan anak gaul nih😀

potretbikers - March 19, 2014

sudah tua,mas…hehehe😉

Mas Odi - March 19, 2014

fisiknya tua, tapi jiwanya jangan tua juga kan!😀

potretbikers - March 19, 2014

Kalau saya kebalik,mas…hahaha (Umur masih muda, tapi kelihatan tua)

Mas Odi - March 19, 2014

Nah! Gitu dong😀

2. rezaholic - March 19, 2014

Kalo ditempat saya semua calon bagi bagi amplo… semuaaaa nyaa.. prah banget

Think Smart dalam menyikapi artikel press release😀
http://rezaholic.wordpress.com/2014/03/19/think-smart-dalam-menyikapi-artikel-press-release/

Mas Odi - March 19, 2014

Yach! Itu hal sulit dihindari😀

Tim sukses kayak ankot kejar setoran😀

Mudahan kedepan kita malu membudayakan hal kayak gini🙂

newseries - March 19, 2014

Naaaah… Ini nih.. Bagi bagi duit… Di tempatku juga sama…
Mereka punya janji.. Akupun akhirnya berjanji dalam hati.. Kalau ada yg tidak memberiku uang untuk memilihnya.. Aku akan memilih dia dengan sukarela… Tapi kok ngga ada ya… ? Jadi bingung…😉

Mas Odi - March 19, 2014

Hehe, berarti mas bro dianggap orang yang cerdas. Harga diri mas bro gak murah gitu loh. Jadi mereka merasa mas bro gak mudah dibohongin sama uang. Hehe😀

newseries - March 19, 2014

Ahaaa… Mosok penyuka mawar biru di panggil mas bro… Hehehee…

http://naiyazie.wordpress.com/about/

Mas Odi - March 19, 2014

hehe, oh sis toh! sorry sorry😀

rezaholic - March 19, 2014

kalo nyobolos bagi duit semua, ngga nyoblos golput, serba salah nih..😀

Mas Odi - March 21, 2014

para ustad bilang, ambil saja duitnya dari pada terjadi hal2 yang tidak diinginkan, tau saja mas bro, sudah budaya😦

nanti mau coblos yang partainya, atau gak, atau golput kan kita dan yang di Atas saja tau😀

3. aripitstop - March 19, 2014
Mas Odi - March 19, 2014

Xixi. Aspirasi anak zaman sekarang:mrgreen:

4. newseries - March 19, 2014

Waaah.. Gue bukan anak gaul nih.. Tapi gue anak metal.. Gimana dong… ? Hehehee…

Mas Odi - March 19, 2014

Hehe😀

Anak metal dan anak gaul juga sama-sama “makan nasi”, gak beda ah😀

newseries - March 19, 2014

aighihihiii…😉

Mas Odi - March 19, 2014

😀

5. Bintang Jati - March 19, 2014
Mas Odi - March 19, 2014

asal jangan nyoblos ban mobil orang, atau yang haram lainnya ya😀


Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: