jump to navigation

13 PR Anda Seputar Kotak Kotoran Kucing March 17, 2014

Posted by Mas Odi in Uncategorized.
trackback

Kucing adalah binatang yang paling bersih, dia sangat cinta akan hal itu. Manakala si Kucing melakukan hal yang aneh dengan ‘pop’ sembarangan alias tidak di kotak kotorannya, maka Anda perlu mencurigainya segera. Biasanya sih hal ini bisa terjadi apabila si Kucing mengalami penyakit seputar saluran kecing, radang lambung, ataupun kanker. Duh! Jangan sampai deh.😦

Nah, ketika Anda belum dapat meyakinkan diri Anda sendiri bahwa si Kucing sakit apa, tapi Anda melihat ada sesuatu yang mencurigakan dari bentuk fesesnya, maka segera saja dikonsultasikan ke dokter hewan Anda. Jika dinyatakan sehat, ya syukur Alhamdulillah, tapi, Anda masih ada pekerjaan rumah (PR) yang harus segera dibereskan, yaitu  mengecek keadaan kotak kotoran si Kucing, apakah kurang besih? Atau, ada sesuatu yang kurang nyaman di situ.

Untuk PR Anda, berikut ini rinciannya dan monggo di-eliminasi satu per satu:😀

  1. Kotak kotoran nampak kotor untuk digunakan lagi. Maka hal ini akan membuat si Kucing ogah buang kotoran di tempat tersebut.
  2. Kotak kotoran terletak di tempat yang bising dan terasa sesak. Nah, perlu diketahui bahwa kucing lebih nyaman membuang kotorannya di tempat yang sepi dan tenang.
  3. Kotak kotoran terlalu kecil atau terlalu besar. Sebenarnya in isoal kenyaman lagi, bagi kucing ukuran nyaman buat dia buang kotoran adalah yang pas. Tentu ini perlu pengorbanan untuk mencoba berbagai ukuran kotak kotoran, dan yang mana dia suka.
  4. Kotak kotoran tersebut apakah kotak kotoran kesayangannya? Sekali lagi Anda harus jeli dan rela direpotkan sama si Kucing, karena ternyata si Kucing adalah kucing yang cerewet. Agar Anda tidak pusing mikir beginian, taruh saja semua kotok kotoran yang ada, terus, biarin deh dia pilih sendiri.😀
  5. Kotak kotoran telah dicakar-cakar olehnya. Itu adalah pertanda bahwa si Kucing merasa kurang nyaman dengan kotak kotorannya, namun tidak sampai membuat membuang kotoran di tempat lain. Andai saja ada kotak kotoran lainnya, mungkin dia akan memilih kotak yang lain tersebut.
  6. Kotak kotoran terlalu dekat dengan makanan dan minumannya. Sebenarnya hal ini tidak membuat si Kucing ogah ‘pop’ di situ, tapi kurang nyaman saja buat dia. Selain kucing cinta kebersihan, ternyata dia cinta ke-etisan.😀
  7. Kotak kotoran terletak di lokasi yang berbeda. Si Kucing bisa saja bingung dengan hilangnya tempat kotorannya di situ, lalu si Kucing merasa gak mau ambil pusing, buang saja sembarangan, katanya. Tapi, hal ini jarang terjadi karena kucing cinta kebersihan dan dia peka terhadap bau tempat kotorannya yang terletak di tempat berbeda, kecuali memang Anda benar-benar memindahkan tempat kotorannya di lokasi tersembunyi.😀
  8. Kotak kotoran tidak tersedia 2 rute untuk melompat sehabis buang kotoran. Ini juga soal kenyamanan lagi, dan untuk hal ini Anda bisa mengusahakan untuk tidak menempatkan tempat kotorannya di tempat yang berdekatan dengan benda lain sehingga tidak menutup 2 rute berbeda tersebut.
  9. Kotak kotoran digunakan bersama dengan kucing lainnya. Hmm… bisa jadi kucing Anda ini gengsi dan sekali lagi cerewet, dia merasa tempat buang kotorang adalah hak pribadi. Meskipun susah mendeteksi tingkah laku aneh si Kucing cerewet tersebut, ada baiknya Anda sediakan kotak kotoran sendiri buat dia. Huff😦
  10. Kotak kotoran tidak dipisah antara kencingnya dan ‘pop’ nya, maka kalo ada kucing yang begini, bener-bener keterlaluan, sebaiknya dilepas saja, kecuali Anda yakin dia dapat hidup merdeka tanpa pelayanan Anda.👿
  11. Kotak kotoran oke oke saja, ‘pop’ dia juga baik saja, tapi si Kucing kecing sembarangan. Ini bisa jadi terjadi jika si Kucing lagi panas dalam, atau sedang mencari pasangan sehingga si Kucing suka menandai daerah kekuasaannya. Atau sifat dasar kucing jantan yang agresif ingin menunjukkan kepada lingkungannya dia begitu dominan. Pada kasus lain, pengebirian kucing jantan bisa mengakibatkan hal ini sering terjadi.
  12. Kotak kotoran juga oke oke saja, tapi si Kucing terlihat takut dengan benda yang bernama ‘kotak kotoran’. Hal ini memungkinkan bagi kucing Anda yang pernah mengalami trauma terhadap benda tersebut. Mungkin saja dia pernah dipukul oleh seseorang menggunakan kotak kotoran, atau hal menakutkan selain dari itu.
  13. Kotak kotoran sekali lagi oke oke saja, namun si Kucing takut dan ogah ke situ. Dia nampak kebingungan saja, dan terlihat sedang menahan kencingnya karena gelisah. Hal ini dikarenakan stress akan situasi rumah yang baru ditempatinya, atau ada kucing lain yang belum dikenalnya.

Sebagian besar majikan yang kurang mengerti keinginan sang kucing, mengabaikan hak kucing untuk merdeka, lalu mengurungnya di kurungan yang kecil sehingga si Kucing terpaksa hanya punya tempat tidur di atas tempat kotorannya. Seandainya sang majikan itu tau, bahwa mereka itu hanyalah kucing, mereka tidak paham mengapa harus berbuat itu, karena binatang hanya menggunakan instingnya untuk melakukan hal apapun. Jadi, ketika Anda mengurungnya seperti itu sebagai hukuman buat dia, maka ini adalah hal yang salah, karena bisa saja dia akan marah kepada kita, atau bisa jadi dia tidak akan mau buang kotoran di tempat kotoran seperti itu.

Langkah bijak yang harus Anda lakukan adalah, dengan memberikan saran kepadanya dengan aba-aba seolah Anda berbicara padanya. Kemudian perkenal lebih dekat kotak kotoran tersebut dengannya, yang nantinya Anda akan menaruh telapak kakinya di atas pasir, di kotak kotoran tersebut, tapi dengan cara yang hati-hati sekali. Karena tidak semua kucing mau diperlakukan seperti dipegang kakinya dan membuat seolah-olah dia menggali pasir. Selanjutnya, ketika si Kucing sudah berlagak ingin buang air, segera ajak dia atau pindahkan badannya ke kotak kotoran tersebut. Selain melakukan pendekatan seperti ini, Anda juga harus banyak belajar tentang sikap kucing Anda terutama, karena kucing yang agresif dan suka kecing sembarang adalah kucing penuh dengan masalah pribadi. Seperti yang Mas Odi alami sendiri, bahwa kucing pejantan yang gagal kawin berulang kali bisa mengalami frustasi, bukan saja bisa terjadi pada manusia saja, karena kucing punya perasaan tentunya. Jika ingin menuntaskan permasalahan kucing yang seperti ini, kita harus ambil pusing juga kalo ingin cari pasangan buat dia, tapi jika merasa direpotkan dan membuat dia merana, lebih baik dia lepas saja yang insya Allah akan membuat dia merdeka.😀

Selesai🙂

Semoga bermanfaat😀

referensi: http://http://www.pet360.com

Comments»

1. Maskur - March 18, 2014

welah PR ada 13…. kalo salah 1 dapat 9 koma ya hehee

2. ainaan - September 10, 2016

udah tiga tahunan punya kucing, tapi kayaknya baru ngerti ada yg kayak gini.. nice share gan


Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: