jump to navigation

6 Hal Yang Kamu Harus Tau Tentang Infeksi Saluran Kemih Pada Kucing February 28, 2014

Posted by Mas Odi in Uncategorized.
trackback

Ini artikel saduran. Biar blog gak kelihatan sepi. Sumbernya dari asing, bahasa asing. Tapi tenang bro, sudah diterjemahin ke bahasa indonesia kok. Yang menarik temanya gak umum. Yaitu, sakit saluran kemih pada kucing. Ya mudah-mudahan cocok lah; buat yang suka sama kucing.🙂

Apa sih FLUTD?

Feline lower urinary tract disease (Penyakit saluran kemih bawah kucing), atau FLUTD, merupakan suatu kekomplekan penyakit yang menyebabkan kegejalaan sama. Penyebab-penyebab penyakit saluran kemih termasuk kristal-kristal atau batu di dalam kandung kemih, infeksi kandung kemih, peradangan di dalam kandung kemih (terkadang disebut sebagai idiopatik sistitis), dan kelainan lain di dalam saluran kemih. FLUTD adalah salah satu alasan paling umum kucing dibawa ke dokter hewan.

(red.) Monggo dilanjut bro biar paham. Gue kalo sampai sini aja gak mudeng😀

Apa aja sie tanda-tanda peringatan FLUTD?

Gejala yang berhubungan dengan FLUTD termasuk buang air kecil yang tidak pantas (kencing di luar kotak kotorannya), berulang kali mencoba untuk buang air kecil, kesulitan buang air kecil, buang air kecil sakit, kencing berdarah, kurang nafsu makan, dan iritasi. Beberapa kucing mungkin menjilat berlebihan pada penis atau vagina atau di daerah perut karena rasa sakit yang terkait dengan FLUTD.

(red.) Alhamdulillah kucing gue belum ada tanda-tanda ini🙂

Kucing memperlihatkan tanda-tanda FLUTD, apa sekarang?

Jika kucing Anda sedang memperlihatkan tanda-tanda FLUTD, seperti berusaha berulang kali untuk buang air kecil dan ketidakmampuan untuk memproduksi urin, Segera saja mencari perawatan hewan. Kondisi ini dapat dengan cepat menjadi fatal, terutama pada kucing jantan.

Dokter hewan akan memeriksa si kucing dan mengumpulkan sampel urin untuk pengujian. Dalam beberapa kasus, tes darah mungkin diperlukan. Radiografi (sinar-X) juga sering diperlukan, serta USG perut, dalam rangka untuk mendiagnosa penyebab FLUTD

(red.) Busyet dah bro! Kayak manusia juga😀

Apa sie faktor resiko FLTUD?

Sejumlah faktor risiko yang berhubungan dengan FLUTD. Stres dapat memainkan peran besar dalam pengembangan cystitis (radang kandung kemih), mengarah ke tanda-tanda FLUTD. Penyebab stres dapat mencakup perubahan seperti suatu yang hewan peliharaan baru dalam rumah tangga, orang baru dalam rumah tangga, suatu perubahan dalam rutinitas sehari-harinya (perubahan jadwal kerja, dll), atau perubahan lingkungan (pindah ke rumah baru , perabotan baru, memindahkan perabotan ke lokasi baru di dalam rumah, renovasi-renovasi, dll). Interaksi antara kucing dalam suatu keragaman kucing rumahan juga dapat menyebabkan stres, seperti dapat merasa terancam oleh hewan yang terlihat di luar ruangan dekat rumah.

Faktor risiko lain termasuk tingkat aktivitas rendah, kelebihan berat badan dan diet. Kucing yang diberi diet makanan kering mungkin tidak cukup mengkonsumsi kelembaban agar memadai membilas kandung kemih, kecendrungan yang mengarah mereka untuk FLUTD. Mendorong peningkatkan konsumsi air dan atau menambahkan lebih banyak makanan kalengan (basah; red.) untuk dietnya agar meningkatkan asupan kelembaban mampu memberi suatu efek perlindungan.

Bagaimana sie pengobatan FLUTD dalam jangka pendek?

Dalam jangka pendek, perhatian langsung untuk menemukan penyebab FLUTD, jika memungkinkan. Pengobatan untuk penyebab yang mendasarinya, jika diidentifikasi, diindikasikan. Antibiotik mungkin diperlukan jika infeksi diidentifikasi. Jika batu kandung kemih diidentifikasi, diet khusus mungkin diperlukan atau, dalam beberapa kasus, operasi mungkin direkomendasikan.

(red.) Ribet juga bro😉

Nah, bagaimana pengobatan FLUTD dalam jangka panjangnya?

Dokter hewan Anda mungkin merekomendasikan penggunaan jangka panjang untuk suatu diet khusus. Diskusikan dengan dokter hewan Anda diet yang paling cocok untuk kondisi kucing Anda dan apakah itu harus kering, kaleng, atau campuran keduanya. Menghilangkan stres melalui penggunaan pengayaan lingkungan dan pheromones seperti Feliway juga membantu.

(red.) Waduh, pheromones dan feliway apaan ya😀

Ada sedikit tips lagi!

Diantara kedua jangka pendek dan panjang, mendorong peningtakatan konsumsi air adalah melalui penunjukkan penggunaan air mancur atau kran menetes. Pastikan kucing Anda mendapatkan air segar yang tersedia setiap saat.

Selain itu, kambuhnya FLUTD dimungkinkan sekali. Cobalah untuk mencegah hal ini akan meminimalkan stres kucing Anda dan meningkatkan konsumsi airnya sehingga mampu membantu dalam mencegah penyakit. Bekerja dengan dokter hewan Anda untuk menentukan diet yang cocok untuk kucing Anda dianjurkan juga.

Sumber artikel klik di sini ya. Semoga bermanfaat🙂

Comments»

1. potretbikers - February 28, 2014

menyimak🙂

Mas Odi - March 1, 2014

monggo bro. nih ada yang baru lagi. silahkan disimak ya bro. xixi😀

potretbikers - March 1, 2014

sieepp🙂

2. @kaboel_Labura (@kaboel_Labura) - June 4, 2014

menyimak


Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: